aku hanya sebuah titik
tak pula jadi pelepas dahaga
aku bening tapi kau tak kan mampu berkaca
aku hanya sebuah tetes
tak pula jadi pembasuh muka
aku ada sejenak dan tiada
20 Oktober 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Dan lalu semua makin terasa semu… Hidup terasa kian redup menimbang asa yang kian ringan melayang Mencari harap yang makin sirna Mencoba membaca tatap yang tak terucap…
walapun setetes itu sangat berarti bagi rumput dan ilalang.
BalasHapuswalaupun hanya sejenak itu sudah cukup menyegarkan pagi yang indah.