ah...
mulai merasa kehilangan kata
terbiasa membisu
atau membiasakan diri menyimpan smua kelu
dalam hati
tak perlu bercerita
cukup hanya dalam hati
tersimpan rapi perih ini...
24 Oktober 2009
21 Oktober 2009
Smua Ada masa NYA
Smua itu ada masanya, saat terluka dan tak mampu bicara
Saat sakit yang srasa tak terobati
Ada masa ketika kita terpuruk, terombang ambing nasib buruk…
Ada masa ketika tanpa sadar air mata mengalir,
Puncak pasrah pada takdir…
Tak mampu terpejam di ujung harap malam
Tak mampu lelap meski langit tlah gelap…
Smua berakhir saat kita hanya mampu menyatukan telapak tangan
Menunduk dengan setumpuk harapan baru
Menerima
Bahwa semua memang ada masa NYA
Saat sakit yang srasa tak terobati
Ada masa ketika kita terpuruk, terombang ambing nasib buruk…
Ada masa ketika tanpa sadar air mata mengalir,
Puncak pasrah pada takdir…
Tak mampu terpejam di ujung harap malam
Tak mampu lelap meski langit tlah gelap…
Smua berakhir saat kita hanya mampu menyatukan telapak tangan
Menunduk dengan setumpuk harapan baru
Menerima
Bahwa semua memang ada masa NYA
20 Oktober 2009
tentang embun
aku hanya sebuah titik
tak pula jadi pelepas dahaga
aku bening tapi kau tak kan mampu berkaca
aku hanya sebuah tetes
tak pula jadi pembasuh muka
aku ada sejenak dan tiada
tak pula jadi pelepas dahaga
aku bening tapi kau tak kan mampu berkaca
aku hanya sebuah tetes
tak pula jadi pembasuh muka
aku ada sejenak dan tiada
Langganan:
Postingan (Atom)
